Gubernur Diminta Pertimbangkan Perluasan Kota Banda Aceh

Gubernur Irwandi Yusuf diminta untuk memperhatikan dan mempertimbangkan dengan bijaksana usulan perluasan wilayah Kota Banda Aceh. Perluasan pusat ibu kota provinsi Aceh ini sudah diwacanakan sejak masa pemerintahan Wali Kota Almarhum Mawardy Nurdin.

Kini hal yang sama disampaikan kembali oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Arief Fadillah. Politisi partai Demokrat ini menjelaskan, wacana perluasan wilayah Kota Banda Aceh dengan mengambil sebagian wilayah Kabupaten Aceh Besar ini sudah lama dibicarakan.

Bahkan kata Arief Fadillah, sebelumnya puluhan kepala desa (keuchik) di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar sudah menyatakan keinginan untuk bergabung dalam wilayah pemerintahan Kota Banda Aceh.

“Jika dibandingkan dengan ibu kota provinsi lain, Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi Aceh merupakan kota terkecil. Luas wilayahnya secara geografis hanya 61,36 kilometer persegi”, jelas Arief Fadillah, Senin, 10 Juli 2017 di Banda Aceh.

Persoalan tersebut sudah disampaikan pada pemerintah Aceh periode sebelumnya, namun upaya perluasan Kota Banda Aceh tidak juga berjalan. Kini pada momentum pergantian Gubernur Aceh dari Zaini Abdullah ke Irwandi Yusuf, wacana tersebut digulirkan kembali.

“Dengan ini kami meminta kebijakan dan perhatian Gubernur Irwandi Yusuf terkait perluasan wilayah Kota Banda Aceh. Kita berharap ini bisa terwujud dan tidak lagi sebatas wacana saja”, harap Arief Fadillah.[Van]

Dibaca Sebanyak 0 kali