Ketua DPRK: Simpang 7 Ulekareng Akan Segara Ditata

Penataan Simpang Tujuh Ulee Kareng akan segera ditangani dengan dana Otonomi Khusus (Otsus) dan penanganannya akan dilakukan dalam tahun 2018 ini.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Banda Aceh, Arief Fadillah saat menghadiri pelantikan Geuchik Ceurih, Uleekareng, Rabu, 21 Maret 2018.  “Kita tahu wilayah tersebut sangat sibuk dan sering macet pada jam – jam tertentu, Insya Allah tahun 2018 akan segera kita lakukan pembenahan secara perlahan”, ujar Arif Fadillah kepada wartawan.

Rencana penataan Simpang Tujuh Ulee Kareng itu telah diprogramkan Pemerintah Kota Banda Aceh sejak tahun 2007. Menurut Arif Fadillah, rencana tersebut tidak mungkin ditangani sekaligus oleh pemerintah karena terbatas anggaran.

Namun pemerintah dan legislatif kota Banda Aceh akan segera memulai pengaturan dan penertiban Simpang Tujuh Ulee Kareng tersebut karena ini merupakan keinginan masyarakat dan kebutuhan penataan kota yang baik.

“Pada prinsipnya DPRK Banda Aceh selalu mengikuti apa yang menjadi keinginan masyarakat. Usulan pembangunan yang diajukan pihak masyarakat kepada Pemerintah kota Banda Aceh dan legislatif sepertinya tidak ada yang kita tunda atau ditolak, hanya saja karena keterbatasan anggaran yang ada kita mengambil sistem skala prioritas dulu”, ujar Arif Fadillah didampingi Anggota DPRK Dapil Syiah Kuala dan Ulee Kareng, Isnaini Husda dan Askari.[Van]

Dibaca Sebanyak 0 kali