Anggota Dewan Minta Perketat Pengawasan Hotel

Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Abdul Rafur mengharapkan Pemerintah Aceh menindak dan mencabut izin hotel yang tempat terjadinya prostitusi. 

Penagasan itu disampaikan Rafur terkait terungkapkan prostitusi online di salah satu hotel di Aceh Besar. “Perlu pengawasan yang lebih ketat, mereka bisa beroperasi kan karena pengawasannya lemah”, kata Rafur.

Menurut Rafur, hotel-hotel di Banda Aceh tegas menolak pasangan non muhrim, karena kerasnya ancaman dari Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, yang sudah memberikan warning kepada pengelola hotel di Banda Aceh untuk mengawasi adanya pelanggaran syariat dari para tamu.

 

Sanksi nya pun jelas, izin hotel akan dicabut jika kedapatan pembiaran aksi maksiat. Karena itu Rafur berharap Pemkab Aceh Besar bisa meniru apa yang dilakukan Pemko Banda Aceh tersebut.

“Walikota Banda Aceh sangat komit menegakkan syariat. Banda Aceh satu-satunya daerah di Aceh yang menugaskan Satpol PP WH patroli 24 jam untuk memantau kondisi kota. Yang baik-baik di Banda Aceh bisa menjadi contoh bagi Aceh Besar, Bupati bisa memanggil para pimpinan hotel untuk menjaga hotelnya dari aksi prostitusi, sekarang sudah mudah, ada cctv di setiap gang kamar, mudah mantaunya kalau memang ada niat untuk menjaga bumi Aceh dari aksi prostitusi. Lihat bagaimana dulu Wali Kota Banda Aceh kumpulkan semua pimpinan hotel untuk menegakkan syariat Islam”, katanya.[Van]

Dibaca Sebanyak 0 kali