Sebagian Besar Raqan Prioritas 2014 Sisa Prolega 2013

Banda Aceh (27/03) | Dari 44 rancangan qanun (Raqan) yang menjadi prioritas program legislasi (Prolega) 2014 Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh merupakan sisa Prolega tahun sebelumnya (2013).

Menurut Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRK Banda Aceh, Ir Muhammad Nasir Arfan, Kamis, 27 Maret 2014. Menurut politisi Partai Aceh ini, pada Mei 2013 lalu, Banleg DPRK Banda Aceh mengajukan 37 raqan prioritas untuk dibahas dan ditetapkan menjadi qanun. Namun, tidak semua rancangan qanun itu bisa diselesaikan dalam tahun 2013 lalu.

”Rancangan qanun yang masuk program legislasi 2013 itu sudah dibahas di tingkat komisi-komisi dan panitia khusus (Pansus), tapi karena ada hal-hal yang belum tuntas, makanya ada yang belum bisa ditetapkan menjadi qanun. Dan tahun ini dimasukkan kembali dalam program legislasi dewan,” jelasnya.

M Nasir Arfan menyebutkan, beberapa rancanan qanun sisa pembahasan tahun 2013 yang masuk lagi dalam program legislasi 2014 diantaranya: Raqan Retribusi Izin Gangguan, Raqan Penyelenggaraan Perparkiran, Raqan Pedoman Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG),Raqan Rencana Pembangunan  Jangka Menengah  (RPJM)  tahun 2012-2017.

Selain itu ada juga Raqan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa Politik dan perlindungan Masyarakat Kota Banda Aceh, Raqan Susunan Organisasi dan Tata Kerja  Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh, Raqan Kawasan Tanpa Rokok, serta Raqan Kota Ramah Gender.

Kemudian Raqan tentang retribusi yakni: Raqan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, Raqan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, Raqan Retribusi Rumah Pemotongan Hewan, Raqan Retribusi Tempat Pelelangan Hewan, Raqan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, Raqan Retibusi Izin Usaha Perikanan, dan Raqan Retribusi Tempat Khusus Parkir.

“Sisanya seperti Raqan Pengelolaan Barang Milik Daerah, Raqan Penyelenggaraan Pelayanan Penanaman Modal, Raqan Pemerintahan Mukim, dan Raqan Pengelolaan Limbah Cair,” rinci M Nasir Arfan. [adi]

Dibaca Sebanyak 717 kali