Puluhan Pedagang Pasar Aceh Mengadu ke Dewan

Banda Aceh (01/11) | Puluhan pedagang di Banda Aceh yang tergabung dalam Persatuan Persaudaraan Pedagang Pasar Aceh (P4A) mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Jumat, 31 Oktober 2014.

Kedatangan para pedagang tersebut diterima Ketua DPRK Banda Aceh, Arif Fadilah di ruang sidang utama dewan. Para pedagang menyampaikan berbagai keluhan terkait kebijakan Pemko Banda Aceh yang dinilai masih belum serius menangani permasalahan pasar.

Ketua P4A, Muzakkir Reza Fahlevi mengaku, kedatangan pihaknya ke DPR Kota untuk menyampaikan beberapa permasalahan yang selama ini terjadi di pasar Aceh.

“Kedatangan kami untuk menyampaikan keluhan serta usulan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, selama ini kami sudah pernah melakukan audiensi namun tidak ada tanggapan serius dari Pemko,” kata Reza.

Menurut Reza, Pemkot Banda Aceh masih kurang memiliki konsep maupun visi misi yang jelas terhadap program pembenahan pasar tradisional, sehingga penanganan pasar kurang maksimal dan tidak berjalan dengan semestinya. “Masih banyak pambungan pasar tradisonal di Banda Aceh yang terbengkalai,” ungkapnya.

Karena itu para pedagang mendesak DPRK untuk memanggil pihak bersangkutan untuk meminta program maupun visi misi terhadap penataan, pemberdayaan dan pembinanaa pedagang  kaki lima. Mereka juga meminta dewan menegur atau mengingatkan Pemko Banda Aceh agar jangan arogan terhadap pedagang.

“Kami juga mengharapkan anggota dewan  turun ke pasar pasar tradisional, membuat qanun mengenai pentaan lokasi –lokasi PKL, menerima setiap usulan para pedagang, menyetujui pembentukan pengurus pasar maupun PKL, serta melibatkan perangkat gampong dalam penataan maupun pengawasan pasar tradisional maupun PKL, serta  segera menyelesaikan persoalan yang dihadapi PKL maupun persoalan yang ada di pasar tradisional dengan melibatkan pedagang pasar,” harap Reza. [Adi]

Dibaca Sebanyak 335 kali