Ceramah Umum Harus Jadi Agenda Rutin

Melihat ramainya masyarakat yang mengikuti ceramah umum di Blangpadang, Banda Aceh, Walikota Illiza Sa’aduddin Djamal mewacanakan untuk menjadikan ceramah umum sebagai agenda rutin Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh.
 
Pada Rabu, 13 Mei 2015 kemarin, ribuan warga Kota Banda Aceh dan sekitarnya sangat antusias mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh Ummi Pipik dan Ustaz Erick Yusuf dari Jakarta.
 
Event tersebut digelar oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Syariat Islam bekerjasama dengan Kodam Iskandar Muda dan Sirup Syukur. Acara ini juga masih merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Kota Banda Aceh ke-810. 

Walikota Illiza dalam sambutanya menyatakan bahagia melihat ramai dan antusiasnya warga Kota Banda Aceh untuk menghadiri kegiatan keagamaan tersebut. "Apapun yang kita lakukan harus karena niat yang tulus. Merupakan suatu kebahagiaan dan ada rasa haru saat melihat ramainya masyarakat yang ikut hadir guna mendengarkan dakwah hari ini," ungkap Illiza.

Pipik Dian Irawati atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ummi Pipik, dalam ceramahnya mengupas soal peran isteri dalam sebuah rumah tangga. “Visi misi dari sebuah rumah tangga bukanlah baiti jannati, namun visi dan misi rumah tangga adalah menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka," tutur istri almarhum Ustaz Jefri Al-Buchori ini.

Menurut Ummi Pipik, apapun kekurangan seorang suami, sudah menjadi tugas istri untuk mendoakan, menasehati dan mendakwahkan suami.“Allah ciptakan tangan untuk berdoa dan memohon kepada Allah. Kalau istri salehah mampu melakukan hal ini, maka Allah juga akan menjaga suami dan rumah tangga kita," katanya di hadapan hadirin yang mayoritas terdiri dari kaum wanita tersebut.

Ummi Pipik juga mengingatkan hadirin untuk selalu bersyukur atas semua pemberian Allah. "Ternyata jika kita bersyukur, Allah akan berikan kita kebahagiaan. Dalam kondisi susah maupun senang kita harus selalu bersyukur. Nikmat syukur itu akan membahagiakan kita," ucapnya.

sementara Ustaz Erick Yusuf yang tampil ke panggung setelah Ummi Pipik, mengajak hadirin agar selalu menanamkan rasa ikhlas dan syukur kepada Allah SWT. Ia juga mengajak untuk selalu beriktibar kepada Allah. “Setiap aktivitas yang dilakukan hanya karena Allah dan niatnya adalah ibadah, maka hasilnya juga mulia di hadapan Allah SWT,” katanya

"Apa yang kita lakukan tergantung apa yang kita yakini. Keyakinan dan iman itu sangat tergantung terhadap ilmu. Dengan ilmu, keimanan kita mulai istiqamah, tegak lurus, dan kemudian muncul yang namanya syukur," ungkapnya.
 
Kata “syukur” menurut Ustaz Erick berasal dari kata dasar “syakara” yang artinya terbuka. "Syukur pada hakikatnya ketika orang mendapatkan sesuatu karena Allah, dan menggunakan apa yang diberikan kepadanya sesuai keinginan pemberi," pungkas pria yang juga menjadi Pembina Pesantren Kreatif iHAQi, Bandung, tersebut.
Di akhir acara, panitia juga memberikan doorprize kepada jamaah yang. Untuk hadiah pertama berupa satu unit TV, langsung diundi oleh Walikota Illiza. Pemenang lainnya mendapatkan tiket pulang-pergi Jakarta dari Garuda Indonesia. Empat jamaah yang beruntung juga berhak atas uang tunai Rp 500.000 dari Bank Muamalat. [sbr/Jun]

Dibaca Sebanyak 477 kali